Sejak Debut, Marquez Tidak Takut kepada Siapa pun

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 23:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 01 38 2148294 sejak-debut-marquez-tidak-takut-kepada-siapa-pun-YPNLf4S5xN.jpg Marc Marquez disebut tidak takut dengan siapa pun di paddock MotoGP (Foto: Honda Racing Corporation)

LIGURIA – Ajang balap MotoGP berubah total sejak Marc Marquez naik kelas pada 2013. Pembalap berpaspor Spanyol itu langsung menjadi juara dunia pada musim debutnya bersama Repsol Honda. Menurut eks juara dunia MotoGP, Marco Lucchinello, The Baby Alien tidak pernah merasa takut pada siapa pun di atas lintasan.

Marc Marquez dikenal sebagai pembalap yang tak pernah main-main ketika di lintasan, baik sejak sesi latihan hingga balapan. Pembalap berusia 26 tahun itu bahkan sering terjatuh hanya demi mencari batasan dari motor RC213V yang dikendarainya.

Marc Marquez berani menantang duel Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Baca juga: Sebelum Gelar Juara Dunia, Marquez Bidik Rekor Kemenangan Agostini

Mental tangguh itu sedikit banyak dibentuk pada musim debutnya di MotoGP pada 2013. Betapa tidak, Marquez naik kelas ketika Jorge Lorenzo tengah mencapai puncak performa bersama Yamaha dan Valentino Rossi yang masih mampu kompetitif di usia senja, tetapi ia tidak takut sama sekali.

“Dia (Marquez) tidak pernah merasa terintimidasi meski tiba di MotoGP pada era ketika masih banyak juara dunia,” ujar Marco Lucchinello, dilansir dari Corse di Moto, Rabu (1/1/2020).

“Seorang juara dunia seperti Rossi langsung merasakan kehadirannya di pit dan juga paddock. Marquez sama sekali tidak takut, tidak juga dengan Lorenzo yang menjadi rekan setimnya,” pungkas pria berkebangsaan Italia itu.

Marc Marquez tidak segan berduel sengit dengan lawan di lintasan (Foto: MotoGP)

Juara dunia MotoGP enam kali itu memang tidak pernah takut dengan lawannya ketika di atas lintasan. Marc Marquez selalu mampu meladeni tantangan dari pembalap lain di atas lintasan. Ia tidak segan untuk berduel satu lawan satu, bahkan hingga putaran dan tikungan terakhir seperti yang berkali-kali dirasakan Andrea Dovizioso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini