“Sama seperti di sepakbola bukan? Anda memiliki wasit yang berbeda dan beberapa di antaranya dengan mudah memberi kartu kuning dibanding yang lain. Tentu saja, semua itu termuat di buku aturan. Ketika Anda bermain di liga domestik dan Liga Champions, Anda akan melihat wasit dengan dua pemahaman yang berbeda. Situasinya sama sepreti di F1,” papar Max Verstappen, dilansir dari Autosport, Sabtu (28/12/2019).

Putra dari Jos Verstappen itu mengakui dirinya memahami sulitnya mengambil keputusan tegas dalam waktu singkat. Pengalaman itu dirasakannya sendiri ketika menjalani hukuman kerja sosial di ruang pengawas balapan Formula E.
“Inkonsistensi tersebut sebenarnya tidak masalah. Saya paham mereka sulit mengambil keputusan dalam waktu singkat karena pernah ada di ruangan itu. Mereka juga terkadang tidak mau memberikan hukuman, tetapi di lain waktu harus menjatuhkan hukuman karena ada aturan tertulis,” imbuh pria berusia 22 tahun tersebut.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.