FAENZA – Selama ini MotoGP selalu menghadirkan tiga sesi di setiap pekan balapannya. Seperti pada hari Jumat untuk melakukan dua kali sesi latihan bebas, lalu Sabtu ada dua sesi lanjutan latihan bebas serta ditambah kualifikasi, dan pada Minggunya barulah race sesungguhnya berlangsung.
Tiga sesi di setiap pekan balapan itu seperti sudah menjadi tradisi dan ciri khas dari MotoGP. Tak pernah ada yang mempermasalahkan hal tersebut. Namun, kali ini banyak tim yang justru mengusulkan pengurangan sesi di akhir pekan balapan tersebut.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Mulai Ketat, Usul Pengurangan Sesi Balap Dinilai Jadi Solusi Jitu

Jadi, nantinya MotoGP hanya melakukan dua sesi saja, yakni Sabtu dan Minggu disetiap pekan balapan berlangsung. Usul tersebut tercetus karena jadwal balapan MotoGP sudah semakin ketat. Pada musim 2020 saja ada 20 seri balapan yang bakal dilangsungkan. Angka tersebut bisa terus bertambah menjadi 22 seri ketika 2021 nanti.
Usul pengurangan sesi di setiap pekan balapan pun sangat didukung oleh CEO Tim Aprilia Gresini, yakni Massimo Rivola. Menurutnya, pengurangan tersebut bisa sangat membantu para pembalap agar tidak terlalu terbebani dengan ketatnya jadwal balapan MotoGP.