“Ya, kami memenangi 10 balapan bersama secara beruntun sejak awal musim pada 2014. Totalnya, 13 kemenangan. Namun, pada saat itu perbedaan antara tim-tim pabrikan cukup besar karena menggunakan perangkat elektronik sendiri-sendiri, sedangkan sekarang seragam,” papar Santi Hernandez, dikutip dari Corse di Moto, Kamis (4/12/2019).
“Jika perbedaan teknis mengecil, maka Marc bisa membuat perbedaan dengan talentanya. Tidak ada keraguan bahwa dia sudah jauh berkembang dibandingkan 2014. Kecepatannya mungkin sama, tetapi dia kini jauh lebih berpengalaman,” imbuh mantan pembalap tersebut.

Sekadar informasi, pada musim 2014 Marc Marquez meraih 13 kemenangan dari 18 balapan dengan total poin 362. Sementara pada musim 2019, ia berhasil menang sebanyak 12 kali dengan torehan 420 poin yang menjadikannya pengoleksi nilai terbanyak dalam satu musim.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.