nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zarco Klaim Dirinya Lebih Gentleman Dibanding Lorenzo

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 09:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 38 2132003 zarco-klaim-dirinya-lebih-gentleman-dibanding-lorenzo-PatO10wDkj.jpg Johann Zarco mengklaim dirinya lebih gentleman daripada Jorge Lorenzo (Foto: Twitter/LCR Honda)

VALENCIA – Pekan balapan MotoGP Valencia 2019 menjadi lomba terakhir bagi Jorge Lorenzo sebagai pembalap profesional. Por Fuera mengakhiri karier yang sudah dibangunnya sejak 2002. Namun, tidak semua pihak menyambut baik pensiunnya juara dunia lima kali itu, salah satunya adalah Johann Zarco.

Menurut pembalap asal Prancis itu, dirinya lebih gentleman dibandingkan Jorge Lorenzo. Sebab, Johann Zarco memilih untuk mengakhiri kontrak dengan KTM Red Bull lebih cepat dibandingkan koleganya itu ketika sudah tidak melihat cahaya terang lagi.

Jorge Lorenzo mengucapkan salam perpisahan kepada penggemar (Foto: Twitter/Jorge Lorenzo)

Baca juga: Kans ke Honda Ditutup Alex Marquez, Zarco Kini Bidik Posisi di Avintia Ducati

Seperti diketahui, Johann Zarco memutus kontrak dengan KTM yang sedianya berakhir pada MotoGP 2020 menjadi akhir musim 2019. Namun, KTM lantas mendepak pembalap berusia 29 tahun itu sejak September 2019 sehingga tanpa tim sebelum diangkut LCR Honda pada tiga balapan terakhir.

Sedangkan Jorge Lorenzo, baru memutuskan untuk pensiun atau mengakhiri kontrak dengan Repsol Honda pada balapan pamungkas di MotoGP Valencia 2019. Menurut Johann Zarco, dalam soal pengambilan keputusan besar, dirinya lebih baik dibandingkan Jorge Lorenzo.

Johann Zarco mengklaim dirinya seorang gentleman (Foto: Facebook/LCR Honda)

“Pada akhirnya, saya tidak pernah menyesali keputusan untuk pensiun. Untungnya, KTM merelakan saya pergi lebih cepat dan saya bisa punya kesempatan untuk mendekati Lucio (Cecchinello, pemilik LCR),” papar Johann Zarco, melansir dari Paddock GP, Rabu (20/11/2019).

“Saya pikir, saya adalah seorang gentleman, karena memberi tahu KTM sejak awal sehingga mereka bisa move on dan punya waktu untuk merancang masa depan untuk musim 2020. Ini adalah contoh yang bagus karena kita lihat pekan ini tidak semua orang bersikap seperti itu, bahkan jika dia seorang juara dunia,” sambung juara dunia Moto2 dua kali tersebut, merujuk pada Jorge Lorenzo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini