nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puig Beberkan Alasan Pilih Alex Marquez Jadi Pendamping sang Kakak

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 04:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 38 2131535 puig-beberkan-alasan-pilih-alex-marquez-jadi-pendamping-sang-kakak-QPhhY89lHh.jpg Marc Marquez dan Alex Marquez (Foto: Laman resmi MotoGP)

VALENCIA – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, membeberkan alasan timnya memilih Alex Marquez untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun dari MotoGP. Pembalap yang merupakan adik kandung dari Marc Marquez itu akan mendampingi sang kakak untuk menghadapi kompetisi MotoGP pada musim 2020.

Puig mengatakan pemilihan Alex tentu bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, terpilihnya Alex sebagai pembalap Tim Repsol Honda pada musim depan karena pembalap berusia 23 tahun tersebut memiliki kemampuan yang mumpuni.

Alex Marquez (Foto: MotoGP)

Hal itu dibuktikan dengan gelar yang baru saja diraih Alex dengan menjadi juara dunia Moto2 musim 2019. Selain itu masalah usia juga menjadi pertimbangan besar bagi Tim Repsol Honda.

Baca juga Alex Marquez Resmi Dampingi Sang Kakak di Repsol Honda

“Pada dasarnya, kami harus memahami bahwa keputusan telah diambil dari apa yang diraih Alex. Ini adalah prioritas. Maksud saya, ia adalah juara dunia Moto2 dan ini adalah sesuatu yang merupakan titik awal pertimbangan untuk merekrutnya,” ungkap Puig, mengutip dari Crash, Selasa (19/11/2019).

“Benar juga kalau di Honda kami berusaha menemukan pembalap untuk masa depan, pembalap generasi muda. Jadi kami memutuskan memberinya (Alex) kesempatan ini, berdasarkan fakta bahwa ia adalah juara Moto2 baru, masih muda, dan kami percaya itu bisa menjadi peluang baik baginya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Puig menebis kabar yang bereda jika pemilihan Alex ada hubungannya dengan Marc. Ia bersikeras Alex bukan adik dari Marc, ia akan tetapi memilih Alex karena memang itu adalah pilihan yang layak.

Duo Marquez

“Kami percaya jika Anda tidak mempertimbangkan namanya, saya pikir setiap pembalap yang memenangkan gelar dunia pantas memiliki peluang ini. Tetapi satu-satunya faktor (yang tidak biasa) di sini adalah nama keluarga,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini