nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IFSC Jadi Ajang Matangkan Mental Atlet Panjat Tebing Indonesia

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 11:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 43 2126809 ifsc-jadi-ajang-matangkan-mental-atlet-panjat-tebing-indonesia-sQIXnw1MKH.jpg Suasana kompetisi IFSC 2019. (Foto: Putra Ramadhani/Okezone)

BOGOR - Kejuaraan panjat tebing bertajuk International Federation of Sport Climbing (IFSC) ACC Asian Championship 2019 resmi digelar di kawasan Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 6 November 2019 malam WIB. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Faisol Riza mengatakan kejuaraan ini digelar untuk mencari bibit-bibit baru atlet panjat tebing. Selama ini, cabang olahraga tersebut sangat bisa diandalkan.

"Olahraga panjat tebing adalah salah satu cabang olahraga yang di mana Indonesia sangat berprestasi di level dunia, dan beberapa atlet dari Indonesia merupakan juara dunia di kategori speed yaitu Puji Lestari, Alfian M. Fajri dan Aries Susanti," ujar Faisol.

Panjat Tebing

Faisol mengatakan, ada tiga kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini yakni speed, lead dan boulder. Tercatat atlet Aries Susanti Rahayu yang bulan lalu baru saja memecahkan rekor dunia Putri Speed di kompetisi world cup di Xiamen, China.

"Dia jadi wanita pertama di dunia yang berhasil membukukan rekor dengan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995. Pada event ini, juga akan dihadiri oleh pemegang rekor dunia speed putra dari Iran, yakni Reza Alipour Shenazandifar," terang Faisol.

Faisol menambahkan, kejuaraan ini merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang yang sedang dilakukan FPTI. Targetnya yakni mengantarkan Indonesia berprestasi di Olimpiade 2020 dan 2024.

"Jenjang kejuaraan ini merupakan langkah strategis atlet Indonesia ke depan. Ajang mengasah mental bertanding, ini juga menjadi barometer kemampuan atlet Indonesia di tingkat Asia," tukas Faisol.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama yang turut hadir membuka kejuaraan ini mengaku sangat senang dan mendukung kegiatan tersebut. Sebab, bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara ke Bogor.

"Ini menjadi daya tarik tdk hanya wisatawan Indonesia tapi juga untuk wisatawa mancanegara karena begitu banyak potensi wisata di Bogor dan bisa dikolaborasi dengan sport dan lainnya," ucap Wishnutama.

Di sisi lain, ia pun berharap agar para atlet panjat tebing Indonesia dapat memenangkam kejuataaam tersebut dan mengharumkan Tanah Air.

"Kami akan suport sebaik mungkin, dengan pelangaman-pengalaman sebelumnya saya. Mari kunjungi Kabuapaten Bogor, alamnya indah, banyak wisata menarik tidak akan kecewa. Harapan saya indonesia harus menang," lanjutnya.

Untuk diketahui, kompetisi internasional panjat tebing ini adalah event tahunan yang diselenggarakan IFSC dan FPTI. Ajang ini diikuti oleh 299 peserta dari 14 negara yang bertanding mulai 6-10 November 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini