nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecewanya Anthony Tersingkir di Babak Pertama Denmark Open 2019

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 14:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 40 2117685 kecewanya-anthony-tersingkir-di-babak-pertama-denmark-open-2019-ByrXd5ajct.jpg Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Laman resmi PBSI)

ODENSE – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tak bisa menutupi rasa kecewanya lantaran harus angkat koper lebih awal dari ajang Denmark Open 2019 Super 750. Hal ini terjadi karena Anthony gagal mengatasi perlawanan tunggal putra Prancis, Brice Leverdez, di babak pertama. Laga berakhir dengan skor 21-16, 19-21, dan 20-22.

Secara head to head, Anthony sejatinya lebih diunggulkan dari Leverdez. Dari tiga kali pertemuan, pemain asal Cimahi itu berhasil mengantongi tiga kemenangan. Kemenangan terakhir didapat Anthony saat berhadapan dengan Leverzed di Selandia Baru Open 2019.

BACA JUGA: 5 Negara Tersukses di Ajang Denmark Open, Indonesia Posisi Berapa?

Mendapati kondisi tersebut, Anthony tentu saja merasa sangat kecewa. Sebab, ia berharap bisa melangkah jauh di ajang Denmark Open 2019. Tetapi, Anthony menyadari keinginannya sulit menjadi kenyataan karena Leverzed yang tampil jauh lebih siap saat berhadapan di Odense Sports Park, Denmark, pada Selasa 15 Oktober 2019.

Penampilan Anthony Sinisuka Ginting

“Saya cukup kecewa dengan hasil hari ini karena harus kalah di babak awal. Target saya tentunya berharap lebih tinggi karena sekarang sudah perebutan poin menuju Olimpiade. Tapi, hari ini memang lawan main lebih rapi dan lebih siap dari sebelumnya. Beberapa pukulan yang sudah saya rancang untuk menyerang dia, ternyata masih bisa dia balikkan,” ujar Anthony, sebagaimana dikutip dari PBSI, Rabu (16/10/2019).

“Persaingan di tunggal putra sebenarnya cukup ketat. Head to head dan rangking kadang enggak menjamin pasti menang. Siapa yang benar-benar siap, dia yang bisa menang di lapangan,” lanjutnya.

Penampilan Anthony Sinisuka Ginting

“Game ketiga sebenarnya jadi penentu, tapi saya salah start, jadi jauh ketinggalan. Setelah itu, saya coba buat nothing to loose aja, ambil poin satu-satu. Tapi pas poin kritis, ya bisa dibilang dia lebih beruntung. Karena tadi pas 20-20 bolanya dia seperti out tipis, tapi akhirnya dinyatakan masuk,” tukas Anthony.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini