ALCANIZ – Pembalap Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, harus menerima kenyataan jika ada yang membandingkan dirinya dengan rekan setimnya Marc Marquez. Pada balapan MotoGP terakhir di Sirkuit Aragon, Spanyol, Lorenzo pun meraih hasil yang berbanding terbalik dengan Marquez.
Ketika Marquez berhasil tampil sebagai pemenang, Lorenzo justru finis di posisi dua terbawah, tepatnya di tempat ke-20. Hasil tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya karena Lorenzo pun menggunakan motor yang sama dengan Marquez.

Lorenzo sendiri sejatinya tidak terlalu heran Marquez mampu selalu meraih hasil apik, termasuk selalu meraih podium di 11 balapan terakhir. Itu terjadi karena RC213V telah dirancang sesuai dengan Marquez yang ternyata tidak dirasakan pas oleh Lorenzo.
Baca juga Finis Ke-20 di MotoGP Aragon 2019, Lorenzo: Yang Penting Saya Finis
“Sejak Marc masuk ke Kejuaraan Dunia MotoGP, Honda telah beradaptasi dengan keterampilan, tuntutan, dan gaya balapannya (Marquez),” ungkap Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Senin (23/9/2019).
“Marc mengendarai dengan sangat agresif, karena motor membutuhkan banyak tenaga. Saya memiliki gaya yang sangat berbeda dan oleh karena itu kekuatannya sering kali terlalu kuat untuk saya,” tambahnya.

Meski begitu, Lorenzo optimis Honda akan segera memperbaiki keluhannya soal motor. Ia pun sangat yakin pada musim depan, ia akan mampu bersaing dan kembali berada di jajaran top para pembalap.
“Tapi saya yakin pabrik seperti Honda akan dapat memuaskan kedua pembalap tim pada musim depan,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)