Selain itu, ada batasan tinggi badan bagi Anda yang ingin mencoba menaiki wahana tersebut. Jika Anda ingin menaiki Luge sendirian tanpa didampingi, Anda wajib memiliki tinggi badan 135 cm. Dengan tinggi tersebut, kaki Anda dapat mencapai ujung dari sandaran Luge.
Selanjutnya pada sore hari ini, kami berkunjung ke Kampong Glam. Sebelum direnovasi dan dikelola Singapore Tourism Board, Kampong Glam merupakan tempat tinggal bagi masyarakat bugis, melayu dan jawa di Singapura. Tidak heran, banyak ditemui warga negara Indonesia di area ini. Bahkan salah satu masjid ikonik di Singapura yakni Masjid Sultan Singapore juga berada di Kampung Glam.

Sementara itu, sesampainya Okezone di Kampong Glam, nuansa F1 GP Singapura langsung terasa. Kami langsung disambut sepasang banner GPSS 2019, setibanya di Haji Lane yang terletak di Kampong Glam.
Di sepanjang Kampong Glam, kami disuguhkan suasana balapan dan pesta. Tidak sampai di situ, Anda juga akan disajikan pertunjukan para musisi muda dan hebat Singapura. Tidak hanya musisi lokal, sejumlah musisi luar negeri juga menunjukkan kemampuan musikalnya, mulai dari disk jockey hingga keyboards.
Bahkan DJ Titus pun ikut manggung di sana. DJ Titus sendiri merupakan salah DJ terbaik dunia, mengingat ia sempat berkolaborasi dengan Sean Paul, Akon hingga rapper legendaris asal Amerika Serikat, Pitbull. Karena itu, Anda dijamin bakal bergoyang jika datang ke Kampong Glam.
Selain itu, bagi Anda yang gemar berbelanja, Haji Lane juga dapat dijadikan destinasi. Sebab, diskon besar-besaran tersaji di berbagai toko yang dibuka di sana. Berbagai barang yang dijual di sana adalah cokelat, baju, goodie bag, dompet dan banyak lagi.
Tidak sampai di situ, sejumlah restoran juga tersedia di Kampong Glam. Makanan khas melayu jadi yang paling populer di sini. Jangan takut kantong Anda jebol, mengingat harganya masih terjangkau.