nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Wakil Tunggal Putra Terakhir Indonesia yang Juara China Open

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 17 40 2106034 5-wakil-tunggal-putra-terakhir-indonesia-yang-juara-china-open-iZrHV8t35S.jpg Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Laman resmi PBSI)

TUNGGAL putra Indonesia berhasil mengguratkan prestasi cemerlang di pentas China Open Super 1000. Beberapa nama pemain terbaik Tanah Air pernah mencicipi manisnya naik podium pertama di ajang tersebut.

Tahun ini, wakil Indonesia di nomor tunggal putra pun diharapkan bisa menorehkan prestasi manis di ajang China Open dengan merebut gelar juara. Hal tersebut pun optimis bisa dilakukan karena Indonesia menurunkan pemain-pemain terbaiknya, mulai dari Anthony Sinisuka Ginting hingga Jonatan Christie.

Sebelum mengetahui perjalanan para wakil Indonesia di ajang China Open 2019, Okezone akan membahas tunggal putra Indonesia yang pernah merengkuh gelar juara di turnamen tersebut. Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Selasa (17/9/2019), berikut lima wakil tunggal putra terakhir Indonesia yang juara China Open.

5. Ardy Bernardus Wiranata

Di urutan kelima, ada nama tunggal putra Indonesia, Ardy Bernardus Wiranata. Ia pernah mencicipi manisnya naik podium pertama di pentas China Open. Hal tersebut terjadi pada gelaran China Open 1989.

Ardy Bernardus Wiranata

Ini jadi gelar juara satu-satunya yang didapat Indonesia pada ajang China Open 1989. Untuk empat nomor lainnya, gelar juara didapat wakil dari China, Malaysia, dan Korea Selatan. Tuan rumah merengkuh dua gelar lewat aksi Tang Jiuhong (tunggal putri) dan Guan Weizhn/Lin Ying (ganda putri).

4. Hermawanto Susanto

Selanjutnya, ada nama Hermawanto Susanto. Ia berhasil membawa harum nama Indonesia di pentas China Open dengan merengkuh gelar juara. Hal tersebut berhasil dilakukan Hermawanto pada gelaran 1992.

Kesuksesan Hermawanto merengkuh gelar juara pada tahun itu membuat Indonesia berhasil melanjutkan tren positifnya di nomor tunggal putra. Sebab, dalam dua musim beruntun, gelar juara berhasil direngkuh dari nomor tersebut, meski dengan wakil yang berbeda.

3. Joko Suprianto

Setahun berikutnya, Indonesia kembali berhasil merengkuh gelar juara di pentas China Open dari nomor tunggal putra. Bukan lewat Hermawanto Susanto atau Ardy Bernardus Wiranata, gelar juara didapat dari Joko Suprianto.

Joko Suprianto

Pada gelaran China Open 1993, Joko bukan satu-satunya wakil Tanah Air yang bisa meraih gelar juara. Pada tahun tersebut, wakil Indonesia dari nomor ganda putra, Rudy Gunawan/Bambang Suprianto, juga berhasil keluar sebagai jawara.

2. Alan Budikusuma

Pada gelaran China Open 1994, giliran Alan Budikusuma yang meraih gelar juara. Gelar juara ini bukanlah yang pertama kalinya diraih Alan dari turnamen China Open. Pada 1991, ia juga berhasil meraih gelar juara.

Alan Budikusuma

Gelar yang diraih Alan pada China Open 1994 sendiri jadi satu-satunya yang didapat Indonesia. Di empat nomor lainnya, gelar juara diraih oleh wakil dari Korea Selatan, China, dan Denmark. Tuan rumah kembali dapat mendominasi dengan meraih dua gelar dari nomor ganda putra dan ganda putri lewat aksi Huang Zhanzhong/Jiang Xin dan Ge Fei/Gu Jun.

1. Anthony Sinisuka Ginting

Terakhir, ada nama Anthony Sinisuka Ginting. Setelah tren positif tunggal putra terhenti lama di China Open, gelar juara akhirnya bisa kembali didapat lewat aksi Anthony. Hal tersebut terjadi pada gelaran China Open 2018.

Penampilan Anthony Sinisuka Ginting

Untuk bisa menyegel gelar juara di ajang China Open musim lalu, Anthony harus menumbangkan pemain-pemain top dunia, mulai dari Lin Dan, Viktor Axelsen, Chen Long, Chou Tien Chen, sebelum akhirnya mengalahkan Kento Momota di final.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini