"Leclerc mempertahankan diri dengan segala cara. Itu bisa dimengerti. Jika Anda memimpin, Anda tidak ingin mengungkapkannya. Dia tangguh untuk pembalap muda. Saya pikir itu bagus, seorang pembalap tidak boleh berperilaku berbeda saat berkendara untuk tim papan atas seperti Ferrari,” ujar Bottas, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Jumat (13/9/2019).

“Saya tidak memikirkan kejuaraan dunia. Saya tidak berpikir begitu saat mengejar Leclerc di Italia. Saya hanya menginginkan kemenangan. Saya berpikir di tengah lomba akan memiliki kesempatan. Saya pikir bisa menyerang di akhir balapan, tetapi itu tidak berhasil. Saya tidak perlu menyalahkan diri sendiri karena saya telah mencoba segalanya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.