nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Almarhum BJ Habibie dalam Kenangan Tim Piala Thomas 1998

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 10:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 12 40 2103841 almarhum-bj-habibie-dalam-kenangan-tim-piala-thomas-1998-iKUIyKIqMb.jpg Almarhum Presiden BJ Habibie menerima Tim Thomas 1998 (Foto: Twitter/@bulutangkisRI)

JAKARTA – Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI), Bacharuddin Jusuf Habibie, wafat pada Rabu 11 September 2019 sekira pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Semasa hidupnya, almarhum memiliki kenangan tersendiri dalam dunia olahraga.

Beberapa hari usai menggantikan Presiden Soeharto yang lengser 21 Mei 1998, BJ Habibie menyambut kepulangan tim Indonesia yang menyabet gelar juara di Piala Thomas. Hariyanto Arbi dan kawan-kawan sukses menjadi kampiun turnamen beregu itu setelah mengalahkan Malaysia di final, 3-2.

BJ Habibie wafat pada Rabu 11 September 2019 (Foto: Okezone/Muhammad Sukardi)

Baca juga: Ini Rangkaian Prosesi Pemakaman BJ Habibie Siang Nanti

Cerita unik mengiringi perjalanan Tim Thomas dan Uber Indonesia. Ketika berangkat menuju Hong Kong pada pertengahan Mei, tim dilepas oleh Presiden Soeharto. Gejolak politik yang terjadi kemudian membuat BJ Habibie naik sebagai presiden dan menyambut kepulangan tim.

Rest in Peace BJ Habibie. Salah satu momen beliau dengan bulu tangkis adalah saat penyambutan juara Piala Thomas 1998. Pergi dilepas Soeharto, pulang disambut Pak Habibie,” kicau akun @BadmintonTalk, Kamis (12/9/2019).

“Hendrawan bercerita, Pak Habibie bilang saat itu, ‘Sedikitnya bisa mengobati luka bangsa akibat kerusuhan,’” cuit akun @bulutangkisRI.

Piala Thomas dan Uber (Foto: BWF)

Sekadar informasi, pada Mei 1998, Indonesia sedang dilanda kerusuhan yang menyasar etnis dan suku tertentu. Namun, perjuangan Tim Piala Thomas dan Uber 1998, yang pada akhirnya membawa pulang gelar juara, menjadi penghibur di masa sulit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini