MONZA – Kemenangan pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, di Formula One (F1) GP Italia 2019 sedikit ternoda dengan tindakannya menghalangi laju Lewis Hamilton di Sirkuit Autodromo Nationale Monza, Minggu 8 September malam WIB. Pria berusia 21 tahun itu secara jujur mengakui terlalu memaksa saat menutup ruang lawannya untuk menyalip.
Charles Leclerc memang mendapat tekanan hebat dari Lewis Hamilton sejak bendera start dikibarkan hingga 10 putaran terakhir lomba. Beberapa kali, pembalap asal Inggris itu nyaris menyalip untuk mengambil alih pimpinan balapan, entah di tikungan pertama atau tikungan empat Sirkuit Monza.

Baca juga: Meski Menang, Leclerc Akui Banyak Lakukan Kesalahan
Akan tetapi, Charles Leclerc selalu bisa menutup ruang untuk Lewis Hamilton menyalip. Sayangnya, ada satu momen di putaran ke-23 di mana pengawas balapan menganggap manuver sang pemenang lomba terlalu agresif yang kemudian diakui sendiri oleh pembalap berpaspor Monaco itu.
“Menurut saya, sejak balapan di Austria, Anda bisa sedikit lebih agresif saat bertahan dan menyalip. Itu adalah murni agresivitas dari kami, para pembalap. Saya yakin balapan waktu itu membantu saya mengubah pendekatan saat balapn,” ujar Charles Leclerc, mengutip dari Crash, Senin (9/9/2019).
“Tentu saja itu masih dalam batas dan saya senang dengan kemenangan seperti ini. Saya tahu dari radio tim kalau mendapat bendera hitam-putih karena bergerak saat mengerem. Namun, saya tidak tahu yang mana,” imbuh pembalap bernomor mobil 16 itu.

Beruntung, Charles Leclerc tidak dijatuhi hukuman apa pun oleh pengawas lomba sehingga bisa tetap memimpin jalannya balapan. Sementara itu, Lewis Hamilton justru tercecer di peringkat tiga setelah harus mengganti ban yang aus saat mengejar Charles Leclerc.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.