Sementara itu, lawan Zheng/Huang di partai final, Puavarnukroh/ Taerattanachai, tidak memungkiri kalau permainan yang ditampilkan ganda campuran nomor satu dunia itu benar-benar luar biasa. Mereka bahkan kesulitan untuk menyerang balik Zheng/Huang karena dipaksa bermain bertahan.

“Itu sangat sulit. Pasangan ini (Zheng/Huang) lebih kuat dan lebih cepat dari yang sebelumnya (lawan di semifinal) dan kami harus banyak bermain bertahan,” ujar Taerattanachai.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.