nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Tampil Impresif, Zheng Siwei Akui Punya Beban Mental

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2019 04:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 29 40 2097943 meski-tampil-impresif-zheng-siwei-akui-punya-beban-mental-JU8Id9GTD2.jpg Ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Foto: BWF)

BASEL – Pasangan ganda campuran asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, berhasil menjadi kampiun dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Di partai final, Zheng/Huang menaklukkan pasangan Thailand, Dechapol Puavarnukroh/Sapsiree Taerattanachai, dua gim langsung dengan skor 21-8, 21-12.

Dalam turnamen tersebut, Zheng/Huang sejatinya adalah unggulan pertama. Kondisi itu tentunya tak lepas dari status mereka sebagai ganda campuran nomor satu dunia. Terbukti, hampir di setiap pertandingan yang dilakoni, mereka mampu menampilkan permainan impresif.

Baca juga: Ahsan/Hendra Harapkan Gelar Juara Dunia Pacu Pebulu Tangkis Muda Indonesia

Ganda campuran China,Zheng Siwei/Huang Yaqiong

Meski begitu, Zheng Siwei mengungkapkan bahwa ia bersama dengan Huang Yaqiong sebenarnya juga memiliki beban mental. Maka dari itu, ia selalu berusaha untuk tetap tenang dan fokus karena beban mental yang hadir cukup mengganggu.

“Itu sangat sulit secara mental, bahkan jika nilainya tidak terlihat. Pada tingkat tertentu, itu meningkatkan kepercayaan diri kami untuk mengalahkan semua pasangan unggulan dalam straight game, tetapi selama setiap pertandingan kami menghadapi tantangan sehingga kami perlu tenang dan fokus, ” beber Zheng Siwei, mengutip dari laman resmi BWF, Kamis (29/8/2019).

Sementara itu, lawan Zheng/Huang di partai final, Puavarnukroh/ Taerattanachai, tidak memungkiri kalau permainan yang ditampilkan ganda campuran nomor satu dunia itu benar-benar luar biasa. Mereka bahkan kesulitan untuk menyerang balik Zheng/Huang karena dipaksa bermain bertahan.

Podium Ganda Campuran Kejuaraan Dunia 2019

“Itu sangat sulit. Pasangan ini (Zheng/Huang) lebih kuat dan lebih cepat dari yang sebelumnya (lawan di semifinal) dan kami harus banyak bermain bertahan,” ujar Taerattanachai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini