“Gim pertama dan kedua kurang lebih sama. Saya bisa mengimbangi kecepatan dia (Intanon) di lapangan. Walaupun di gim kedua dia agak mengubah pola, namun saya lebih cepat untuk tahu. Tapi tadi pas saya leading 20-18, saya malah jadi tegang sendiri, kurang sabar dan inginnya buru-buru,” ujar Gregoria, melansir dari laman resmi PBSI, Jumat (23/8/2019).

“Lawan juga semakin enak. Sebenarnya dia dari awal sudah enak, namun bola-bolanya dia yang mematikan kebanyakan sudah saya jagain semua. Pas di gim kedua saya terbawa tegang, kurang rileks tangannya. seperti kencang semua,” lanjut Gregoria.
(Fetra Hariandja)