
Marquez dan Honda bankan jadi batu ganjalan bagi Ducati selama ini untuk mengantarkan Andrea Dovizioso menjadi juara MotoGP. Dalam dua musim terakhir Marquez membuat Dovizioso harus puas menempati posisi kedua pada klasemen akhir MotoGP.
Agar hal yang sama tak terjadi lagi musim ini, maka Ducati pun berusaha keras untuk mengurangi kelemahan Desmosedici di tikungan. Akan tetapi, apa yang dilakukan Ducati tak boleh menghilangkan ciri khas Desmosedici yang amat cepat di trek lurus.
“Kami menyadari bahwa kinerja menikung adalah area yang membuat kami menderita lebih banyak. Akan tetapi, penting supaya tidak lupa untuk terus meningkatkan area yang menjadi kekuatan kami karena jika Anda berkonsentrasi hanya pada satu area, Anda berisiko kehilangan keuntungan yang Anda miliki di area lainnya,” ujar Barana, seperti yang dikutip dari Motorsport, Selasa, (20/8/2019).
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.