nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Juru Kunci, Bos Aprilia Tetap Optimis Arungi MotoGP 2019

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 14:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 18 38 2093488 jadi-juru-kunci-bos-aprilia-tetap-optimis-arungi-motogp-2019-eBv9Cj9eo6.jpg Pembalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro (Foto: Laman Resmi MotoGP)

NOALE – Dari 11 seri balapan MotoGP 2019 yang telah dilangsungkan, Aprilia Gresini saat ini tercatat sebagai pabrikan yang menghuni posisi juru kunci. Kendati demikian, hal tersebut tak lantas membuat Direktur Teknis Aprilia, Romano Albesiano, pesimis.

Albesiano memang tidak memungkiri kalau saat ini ia belum melakukan langkah yang diharapkannya. Jangankan untuk bersaing dengan pabrikan-pabrikan besar seperti Repsol Honda, Mission Winnow Ducati, atau Monster Energy Yamaha, Aprilia bahkan tak mampu mengungguli KTM Red Bull, selaku tim pabrikan paling muda di MotoGP.

Baca juga: Fokus di MotoGP, Honda Belum Mau Terjun ke MotoE

Pembalap Aprilia Gresini

Meski begitu, jika bicara soal hasil balapan, Albesiano merasa cukup senang karena rider-nya, Aleix Espargaro, mampu memenuhi ekspektasi rata-rata Aprilia. Saat ini Aleix memang menempati posisi ke-14 dalam klasemen pembalap, namun hal itu terjadi lantaran ia gagal finis (tidak mendapat poin) di empat seri balapan.

Seandainya Aleix mampu meraih poin di empat seri balapan tersebut, maka Albesiano percaya kalau pembalapnya itu akan bisa masuk dalam jajaran 10 besar. Sedangkan untuk Andrea Iannone, Albesiano menilai kalau pembalap anyarnya itu masih membutuhkan waktu beradaptasi.

"Kami belum melakukan langkah yang kami tunggu. Sejauh menyangkut hasil, Aleix memenuhi ekspektasi rata-rata kami. Dia tidak menyelesaikan empat balapan, kalau tidak kami bisa berada di urutan 10 dengan dia, yang mana menjadi ekspektasi normal kami untuknya,” ujar Albesiano, melansir dari Speedweek, Minggu (18/8/2019).

Aleix Espargaro melaju di lintasan balap

“Andrea masih kesulitan untuk beradaptasi dengan motor dan sebaliknya. Kami telah melakukan banyak pekerjaan, motor telah menjadi jauh lebih baik dalam hal mesin, sasis, dan aerodinamika, tetapi levelnya telah naik dan pabrikan lain memberikan banyak tekanan pada itu," tukas Albesiano.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini