nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Quartararo Akui Tertekan Disamakan dengan Marquez

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 11:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 25 38 2083363 quartararo-akui-tertekan-disamakan-dengan-marquez-uZzyjsZ7p1.jpg Marc Marquez dan Fabio Quartararo (Foto: Laman resmi MotoGP)

PARIS – Sebelum namanya melesat seperti sekarang, Fabio Quartararo sebenarnya sudah digadang-gadang untuk bisa menjadi pembalap top sejak 2015, yakni kala dirinya berlaga di Moto3. Tidak tanggung-tanggung, Quartararo bahkan disebut-sebut bakal menjadi The Next Marc Marquez.

Kendati demikian, harus disayangkan karena Quartararo justru tidak mampu menampilkan performa yang memuaskan di ajang Moto3 2015. Hal itu pun berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Bahkan, raihan terbaik Quartararo sepanjang berlaga di ajang Moto3 dan Moto2 hanyalah finis di posisi 10 klasemen akhir.

Baca juga: Pertarungan di MotoGP 2019 Dinilai Berjalan Lebih Seimbang

Fabio Quartararo melaju di lintasan balap

Quartararo pun mengangkapkan bahwa ia sebenarnya memiliki tekanan hebat lantaran disamakan oleh Marquez. Tekanan tersebut pada akhirnya justru membuatnya kesulitan tampil maksimal. Akan tetapi, kini Quartararo telah bisa mengatasinya dan menjadikan pengalaman buruk tersebut sebagai pelajaran berharga. Hasilnya, Quartararo mampu tampil gemilang di MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT.

“Sekarang saya memiliki gagasan yang lebih jelas tentang apa yang saya lakukan. Ketika orang membandingkan saya dengan Marquez, saya baru berusia 16 tahun. Saya pikir tekanannya terlalu besar, terlalu banyak stres. Lalu pergelangan kaki saya patah dan saya absen dalam enam balapan,” ungkap Quartararo, melansir dari Speedweek, Kamis (25/7/2019).

“Tahun berikutnya saya berada di Leopard dan mengalami musim yang sangat sulit. Dalam tahun-tahun yang sulit ini, saya telah memperoleh banyak pengalaman – itu sangat buruk dalam hal hasil, namun sangat bagus untuk pengalaman saya. Setiap momen baik yang saya alami di Leopard adalah sukses besar karena 95% dari waktu itu adalah hal negatif,” lanjutnya.

Fabio Quartararo kini mulai diperhitungkan

“Ini telah mengajarkan saya bahwa Anda dapat belajar dari momen negatif dan mengambil sesuatu yang positif. Tahun ini seluruh tim senang. Saya menikmatinya dan mereka juga menikmatinya - ada bagusnya memiliki suasana yang baik di dalam paddock,” tukas Quartararo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini