“Tujuan kami adalah meningkatkan daya cengkeram. Dari 18 pembalap yang sudah mencobanya pada tes di Barcelona, semua mengaku mendapat perasaan serta daya cengkeram yang lebih baik. Mereka merasa ban sedikit lebih lunak sehingga bisa mendapat daya cengkeram terbaik ketika rebah di tikungan,” tutur Piero Taramasso, mengutip dari Crash, Selasa (23/7/2019).
“Beberapa pembalap mampu menajamkan catatan waktunya 0,2 detik per putaran dibandingkan ban standar, tetapi ada juga yang sampai 0,8 detik. Jika dirata-rata, peningkatannya mencapai 0,4-0,5 detik. Kami menargetkan perbaikan catatan waktu setidaknya 0,4 detik,” imbuh pria berpaspor Italia itu.

Piero Taramasso menerangkan, teknologi terbaru dari Michelin itu membuat setiap ban bisa dipakai untuk melaju dengan konsisten. Sisi positifnya, ban bisa dibuat lebih lunak, tetapi usianya tetap panjang sehingga para pembalap mendapat feeling yang bagus untuk mencetak waktu terbaik.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.