"Saya pikir di luar karakter dan sisi teknis KTM, ada juga masalah psikologis. Di sisi teknis, tampaknya KTM harus dikemudikan dengan cara yang sedikit lebih brutal, dan dengan Pol Espargaro semuanya tidak bekerja terlalu buruk. Tapi, Zarco memiliki cara membalap yang sangat mulus, yang cocok untuk Yamaha,” ujar Sarron, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Senin (22/7/2019).

"Saya pikir KTM memiliki DNA khusus. Seorang pembalap harus beradaptasi dengan peralatan yang dimilikinya. Itu tidak mencegahnya untuk meminta evolusi. Tetapi jika sebuah motor tidak nyaman, itu bukan berarti akan ada hal yang diperbaiki sehingga mengubah karakter motor. Jika mencoba melawan hal ini, semuanya bakal tidak efektif,” tukasnya.
(Djanti Virantika)