Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Penampilan Minor Rossi, Pernat: Semua Salah Timnya!

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 17 Juli 2019 |18:15 WIB
Soal Penampilan Minor Rossi, Pernat: Semua Salah Timnya!
Valentino Rossi. (Foto: Laman resmi MotoGP)
A
A
A

LESMO – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari penampilan minor Valentino Rossi musim ini. Menurutnya, tim Rossi jadi penyebab utama yang membuat sang pembalap kesulitan merengkuh hasil manis di MotoGP 2019.

Rossi memang tak dapat berbicara banyak di gelaran MotoGP 2019. Alih-alih mengejar gelar juara ke-10, pembalap berjuluk The Doctor itu justru terus tercecer ke posisi bawah. Sejauh ini, Rossi baru mengantongi dua podium yang didapat di Grand Prix (GP) Argentina dan Amerika Serikat.

BACA JUGA: Pedrosa Ungkap Rasa Kagumnya terhadap Rossi

Sisanya, Rossi harus puas finis di luar tiga besar. Bahkan, pembalap asal Italia itu gagal merengkuh satu pun poin di tiga seri beruntun, yakni GP Italia, Catalunya, dan Belanda. Hal ini terjadi karena Rossi gagal menyelesaikan perlombaan hingga garis finis. Alhasil, ia kini masih bertengger di posisi keenam pada klasemen sementara dengan torehan 80 poin.

Valentino Rossi masih tampil minor di MotoGP 2019

Menurut Pernat, kondisi ini terjadi bukan karena Rossi yang sudah tak kompetitif lantaran termakan usia. Ia memastikan bahwa kemampuan pembalap berusia 40 tahun itu masih sangat apik sampai saat ini.

Masalah diklaim timbul karena tim yang kurang memberi kontribusi besar kepada sang pembalap. Pernat pun mendesak Rossi untuk berani melakukan perubahan dan langkah besar agar situasi tersebut dapat segera berakhir.

Valentino Rossi masih tampil minor di MotoGP 2019

"Saya turut membesarkan nama Valentino Rossi. Semua orang mengatakan kepada saya bahwa saya melakukannya hanya karena direkomendasikan oleh ayahnya, Graziano,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Rabu (17/7/2019).

“Menurut saya, masalah yang dialami Rossi saat ini terjadi karena timnya. Tentu saja, semua ini bukan karena dia yang sudah berusia 40 tahun atau motornya. Dia harus memiliki keberanian dan mengubah pemimpin teknis,” tukasnya.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement