JAKARTA – Sudah menjadi rahasia umum bahwa sektor tunggal putri Indonesia merupakan yang paling lemah jika dibandingkan dengan sektor lainnya di pelatnas. Bahkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, tidak memungkiri kalau saat ini ia sedang beusaha menggenjot sektor tunggal putri agar bisa mengejar sektor lainnya.
Untuk meningkatkan prestasi tunggal putri Indonesia, PBSI bahkan telah merekrut Riony Mainaky, yang sebelum ini menangani tunggal putri Jepang. Kendati demikian, Susy sadar bahwa bukan hal mudah untuk melakukannya.
(Baca juga: Cara Hendra Setiawan Atasi Penampilan Buruk ketika Bertanding)

Susy saat ini sejatinya tengah mencari pemain tunggal putri yang punya potensi dan siap bertarung habis-habisan dalam pertandingan. Sebenarnya, ia sempat melihat sosok seperti itu hadir dalam diri Gegoria Mariska Tunjung.
Meski begitu, performa Gregoria sendiri tak bisa dikatakan konsisten. Dalam satu kondisi, Gregoria bisa tampil sangat luar biasa dan bermain bagus. Akan tetapi, pada kondisi lain, Gregoria bisa menjadi pemain yang banyak melakukan kesalahan sendiri. Menurut Susy, hal itu harus dibenahi karena Gregoria menjadi salah satu harapan Indonesia di sektor tunggal putri.