nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Jujur ke Partner bagi Hendra Setiawan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 13:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 22 40 2069612 pentingnya-jujur-ke-partner-bagi-hendra-setiawan-FAs86OKnFY.jpg Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan (Foto: Laman PBSI)

JAKARTA – Bagi pebulu tangkis yang bermain di sektor ganda seperti Hendra Setiawan, jujur ke partner nyatanya menjadi suatu hal yang penting untuk bisa terus menjaga performa. Sebagaimana diketahui, pada permainan di sektor ganda, keselarasan kedua pemain saling memiliki pengaruh satu sama lain.

Meski Hendra merupakan pebulu tangkis senior, namun ia tidak memungkiri kalau ketika bertanding ada kalanya ia tak bisa bermain seperti biasanya dan tak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Di saat seperti itulah Hendra menilai bahwa seorang pemain harus jujur kepada parternya.

(Baca juga: Anthony Ginting Harus Main Lebih Cerdas)

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saling bersikap jujur satu sama lain

Pasalnya, performa yang sedang tidak bagus di atas lapangan akan memberikan pengaruh juga terhadap partner-nya. Maka dari itu, Hendra harus bicara jujur kepada partnernya kalau sedang tampil buruk agar bisa mendapat solusi dan cara menangkalnya.

Saat ini Hendra berpasangan dengan Mohammad Ahsan. Keduanya sudah berpasangan sejak 2013. Karena kedua pemain tersebut saling jujur satu sama lain, mereka pun dapat melangkah jauh dalam sebuah turnamen dan meraih banyak gelar juara, seperti All England, BWF Superseries Final, hingga Kejuaraan Dunia.

“Memang susah, pasti ada pengaruhnya ke partner, tapi kalau bisa tidak berpengaruh, itu baru bagus. Pernah juga kami dua-duanya sama-sama lagi tidak enak mainnya. Kami diskusikan berdua, mau bagaimana ini? Apa main defense dulu? Harus ngomong kalau saya lagi tidak enak nih mainnya," ungkap Hendra, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (22/6/2019).

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saling bersikap jujur satu sama lain

"Yang penting ngomong sama partner kalau mainnya lagi tidak enak, harus diomongin. Tidak ada rasa sungkan, harus mengakui, jangan gengsi. Sebenarnya semua pemain pasti merasa kalau partnernya mainnya lagi tidak enak, tapi kan akan lebih baik kalau bilang saja. Kalau partner lagi tidak enak, ya harus dimengerti, mungkin kita pernah dalam kondisi begitu dan partner kita bisa memaklumi. Saya juga pernah mati-mati sendiri kan. Pikir positif saja," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini