nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bicara Soal Mesin, Hamilton Sebut Mercedes Masih Kalah dari Ferrari

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 16:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 17 37 2067333 bicara-soal-mesin-hamilton-sebut-mercedes-masih-kalah-dari-ferrari-ruL2ev07kz.jpg Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton (Foto: Ist)

BRACKLEY – Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengakui bahwa untuk urusan mesin timnya masih kalah baik dibandingkan sang rival, Scuderia Ferrari, di kejuaraan dunia Formula One (F1) musim 2019. Maka dari itu, Hamilton pun menuntut teknisi Tim Mercedes untuk bisa memperbaiki performanya.

Sebagaimana diketahui, Tim Mercedes sendiri sebenarnya tampil luar biasa sepanjang F1 2019. Bahkan dalam tujuh balapan yang sudah berlalu di F1 2019, duo pembalap Tim Mercedes, Hamilton dan Valtteri Bottas mampu terus berada di podium.

Ferrari vs Mercedes

Performa menjanjikan Tim Mercedes tersebut mengantarkan mereka pun kini berada di posisi teratas pada klasemen konstruktor F1 2019 dengan raihan 295 poin. Tim Mercedes unggul 123 poin dari Tim Ferrari yang berada di posisi kedua.

Baca Juga: Gagal Raih Podium di Kanada, Bottas Tatap F1 GP Prancis 2019

Meski begitu, Hamilton tidak merasa bahwa mesin mobil Tim Mercedes di F1 2019 sudah benar-benar sempurna. Ya, The Boss –julukan Hamilton– tidak segan menyebut bahwa mobil Tim Mercedes, F1 W10 EQ Power+ masih kalah cepat dibandingkan SF90 milik Tim Ferrari, terutama pada lintasan lururs.

“Mereka (Tim Ferrari) sangat kencang di trek lurus. Mereka pasti memiliki mode mesin yang tidak kami miliki saat ini. Tiba-tiba mereka menambah jumlah tenaga dan meninggalkan kami di trek lurus, padahal saya sudah membuka DRS,” ucap Hamilton, seperti disadur dari Motorsport, Senin (17/6/2019).

Ferrari vs Mercedes

“Pada saat ini balapan saya tahu mereka tiba-tiba bisa semakin kencang di trek lurus. Jadi jelas mereka telah melakukan pekerjaan yang baik dalam mengembangkan Power Unit,” sambung pembalap berkebangsaan Inggris tersebut.

“Dulu ada masa di mana Mercedes adalah yang terbaik di area ini, dengan keunggulan yang besar. Tetapi sekarang kami punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mereka mengungguli kami saat ini,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini