nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Joan Mir Sebut Hukuman Jump Start Terlalu Berat

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 22:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 23 38 2047106 joan-mir-sebut-hukuman-jump-start-terlalu-berat-ZBXrwpB8Wd.jpg Joan Mir. (Foto: Twitter resmi Suzuki Ecstar)

HAMAMATSU – Pembalap anyar Suzuki Ecstr, Joan Mir, mengomentari hukuman penalti yang diberikan kepada pembalap yang kedapatan melakukan jump start di MotoGP. Menurutnya, hukuman tersebut terlalu berat sehingga dianggap perlu dikaji kembali.

Pernyataan ini diutarakan Mir setelah dirinya merasakan langsung mendapat hukuman jump start. Hal tersebut terjadi kala dirinya melakoni balapan di seri ketiga MotoGP 2019 yang digelar di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat. Di sana, Mir tak sendirian. Ada pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, yang juga mendapat hukuman karena jump start.

Joan Mir

Tentu saja, Mir sangat menyayangkan adanya hukuman tersebut. Sebab, akibat mendapat through ride penalti, Mir harus kehilangan banyak waktu sehingga hanya mampu finis di urutan ke-17 pada MotoGP Amerika Serikat 2019.

BACA JUGA: Rossi Minta FIM Revisi Hukuman bagi Pelanggar Jump Start

Mir sendiri sebenarnya tak merasakan betul melakukan jump start. Bahkan menurutnya, rekaman di televisi juga tak menunjukkan adanya pelanggaran tersebut. Tetapi, pihak berwenang tetap memberinya hukuman. Usai mendapat hukuman tersebut, Mir berharap adanya perubahan terkait peraturan ini karena sangat merugikan pembalap.

Joan Mir

"Saya benar-benar tidak memperhatikan, bahkan dalam rekaman di televisi tidak terlihat jelas bahwa saya melakukan pergerakan. Saya pikir hukumannya terlalu keras untuk pelanggaran ini,” ujar Mir, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (23/4/2019).

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini