SEOUL – Penampilan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, mendapat pujian dari pemain ganda putra Korea Selatan, Lee Yong-dae. Pria berusia 30 tahun itu tak segan menyatakan ingin belajar dari Ahsan/Hendra yang dinilai mampu menjaga performa di usia yang tidak muda lagi.
Duet berjuluk The Daddies itu memang masih tampil ciamik di usia kepala tiga. Apalagi, keduanya sukses menyabet salah satu gelar paling prestisius di ajang bulu tangkis, All England, pada Maret 2019. Meski fisik tak lagi sebugar di kala muda, keduanya lebih banyak mengandalkan pengalaman saat berlaga.
Keberhasilan meraih gelar All England 2019 tersebut dipuji oleh Lee Yong-dae. Pasangan Kim Gi-jung itu berharap dapat mengikuti jejak Ahsan/Hendra yang bisa berprestasi di usia 30-an.

(Baca juga: Ahsan/Hendra Siap Berpeluh Keringat di Final Singapura Open 2019)
“Ahsan dan Hendra memang sudah tampil hebat sejak berusia lebih muda. Mereka sekarang punya banyak pengalaman tanding. Menurut saya, itu kunci penampilan hebat mereka belakangan ini,” tutur Lee Yong-dae, melansir dari situs resmi Badminton World Federation (BWF), Kamis (18/4/2019).
“Saya bisa belajar dari performa mereka dan kembali berlaga dengan pemikiran positif dapat memenangi gelar,” imbuh pria yang sebelumnya turun di nomor ganda campuran tersebut.

Bersama Kim Gi-jung, Yong-dae bertekad untuk kembali masuk jajaran pemain ganda putra yang diperhitungkan dunia. Keduanya kini masih berada di peringkat 28 versi BWF akibat serangkaian hasil buruk dalam lima turnamen terakhir.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.