AUSTIN – Cal Crutchlow kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pengereman motor Honda. Problem tersebut menyebabkan pembalap LCR Honda itu terjatuh di MotoGP Amerika Serikat 2019 sehingga gagal finis.
Problem soal pengereman sempat diungkapkan Crutchlow usai balapan di MotoGP Argentina 2019 tiga pekan lalu. Sulitnya menghentikan motor membuat kaki kanannya yang masih dalam pemulihan cedera mendapat tekanan berat ketika menginjak rem.
Pembalap asal Inggris itu mengatakan, dirinya kesulitan mengontrol pengereman motor sehingga harus melakukan sedikit perubahan pada gaya membalap. Sialnya, ketika sudah berhasil mendapat ritme balap, ban depannya tidak bekerja dengan baik sehingga terkunci dan terjatuh di tikungan 11.

(Baca juga: Crutchlow Terkejut dengan Kondisi COTA saat Kualifikasi)
“Saya seperti orang gila saat mengerem. Saya tidak yakin masuk ke tikungan terlalu cepat karena mengerem pada titik normal dan berada di jalur yang biasa. Namun, motor benar-benar tidak nyaman dengan rem sehingga ban belakang mulai selip dan saya tiba-tiba mengunci ban depan,” tutur Cal Crutchlow, melansir dari Speedweek, Rabu (17/4/2019).
“Lihat saja motor ketika sedang direm, seperti melompat ke depan dan belakang. Lalu Anda tidak bisa lagi mengontrol pengereman. Anda punya dua opsi: mencoba mengubah sudut saat berbelok atau tidak melakukannya. Jika tidak, maka Anda akan kehilangan posisi dan waktu sekira 1 detik,” imbuh pembalap berusia 33 tahun itu.

Hasil tersebut membuat Crutchlow gagal meraih podium, seperti targetnya di MotoGP Amerika Serikat 2019. Ayah dari Willow itu hanya mampu sekali finis di podium pada balapan perdana di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, sehingga baru mengumpulkan 19 angka.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.