nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalah dari Momota, Ini Alasan Anthony

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 15 April 2019 02:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 14 40 2043471 kalah-dari-momota-ini-alasan-anthony-3eKCQl3kQ8.jpg Anthony Sinisuka Ginting (Foto: Laman resmi PBSI)

SINGAPURA – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal menjadi yang terbaik di Singapura Open 2019. Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu takluk dari wakil Jepang, Kento Momota, di partai puncak dengan skor 21-10, 19-21 dan 13-21.

Anthony menyebut dirinya gagal menaklukkan Momota karena tak mampu mengantisipasi perubahan kondisi pertandingan dengan baik. Hal sebaliknya terjadi untuk Momota yang bisa mengantisipasi segalanya dengan baik.

Anthony Sinisuka Ginting (Foto: PBSI)

Momota mampu tampil apik untuk memenangkan gim kedua dan ketiga. Tunggal putra asal Jepang itu mampu mengantisipasi perubahan angin dan gaya permainan Anthony guna meraih gelar juara.

BACA JUGA: Anthony dan Ahsan/Hendra Takluk, Indonesia Nihil Gelar di Singapura Open 2019

“Di gim pertama saya memang memegang kendali pertandingan sampai selesai. Tadi di gim kedua sempat unggul-unggul juga, mepet-mepet juga poinnya sampai akhir. Cuma di poin kritis, saya nggak bisa menggunakan kesempatan. Nggak tepat cara mainnya. Dari kondisi lapangan menang angin, mau nggak mau inisiatif menyerangnya lebih banyak. Tapi di gim kedua akhir dia lebih antisipasi mainnya,” ujar Anthony, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (15/4/2019).

Anthony Sinisuka Ginting (Foto: PBSI)

“Gim ketiga saya berusaha mengambil poin sebanyak-banyaknya, karena lapangannya enak buat kami. Saat interval juga sempat leading juga tapi pas pindah lapangan, mungkin Momota juga lebih antisipasi lagi, sama seperti di gim kedua akhir tadi,” sambungnya.

Kekalahan itu membuat Anthony sudah kalah tujuh kali dari 10 pertemuannya dengan Momota. Catatan itu menunjukkan Anthony masih harus meningkatkan permainannya agar bisa menjadi pebulu tangkis yang lebih hebat daripada saat ini.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini