“Di gim pertama saya memang memegang kendali pertandingan sampai selesai. Tadi di gim kedua sempat unggul-unggul juga, mepet-mepet juga poinnya sampai akhir. Cuma di poin kritis, saya nggak bisa menggunakan kesempatan. Nggak tepat cara mainnya. Dari kondisi lapangan menang angin, mau nggak mau inisiatif menyerangnya lebih banyak. Tapi di gim kedua akhir dia lebih antisipasi mainnya,” ujar Anthony, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (15/4/2019).

“Gim ketiga saya berusaha mengambil poin sebanyak-banyaknya, karena lapangannya enak buat kami. Saat interval juga sempat leading juga tapi pas pindah lapangan, mungkin Momota juga lebih antisipasi lagi, sama seperti di gim kedua akhir tadi,” sambungnya.
Kekalahan itu membuat Anthony sudah kalah tujuh kali dari 10 pertemuannya dengan Momota. Catatan itu menunjukkan Anthony masih harus meningkatkan permainannya agar bisa menjadi pebulu tangkis yang lebih hebat daripada saat ini.
(Fetra Hariandja)