3 Kepala Kru Tim MotoGP Beberkan Kesulitan di Sirkuit COTA

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 10 38 2041329 3-kepala-kru-tim-motogp-beberkan-kesulitan-di-sirkuit-cota-bxQzei1dse.jpg Circuit of The America (COTA) memberi tantangan berbeda di setiap bagian lintasan (Foto: Laman resmi MotoGP)

AUSTIN – Kejuaraan MotoGP 2019 sampai pada lomba ketiga di Circuit of The Americas (COTA). Pekan ini, para pembalap kelas premier akan saling susul guna finis terdepan di sirkuit yang terletak di Austin, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), tersebut.

Marc Marquez menjadi pembalap yang paling dominan di COTA. Pria asal Spanyol itu sukses menyapu bersih enam kemenangan beruntun sejak MotoGP Amerika Serikat 2013-2018. Tak pelak, para pembalap lainnya akan berusaha keras meruntuhkan dominasi The Baby Alien di Negeri Paman Sam.

Tantangan besar kini tertuju kepada para teknisi atau kepala kru tim yang harus menyetel motor sebagus mungkin. Tiga kepala kru dari tim besar, yakni Repsol Honda, Monster Energy Yamaha, dan Mission Winnow Ducati, membeberkan tantangan yang akan dihadapi di AS.

Salah satu bagian Circuit of The America (Foto: Laman resmi MotoGP)

(Baca juga: Kepala Kru Marquez Anggap Normal Persaingan Ketat di MotoGP 2019)

“Sektor tiga adalah bagian paling sulit karena ada tikungan panjang yang membutuhkan daya cengkeram maksimal. Hal itu menyulitkan karena ada tiga bagian lain di sirkuit di mana Anda juga harus menemukan setelan terbaik,” ujar Santi Hernandez, kepala kru Marc Marquez, mengutip dari Paddock GP, Rabu (10/4/2019).

“Sirkuit ini cukup menyulitkan untuk tubuh pembalap, terutama lengan. Sektor pertama motor akan terus berubah arah sehingga sulit bagi setiap pembalap untuk menjaga kondisi hingga finis. Jadi, kami harus menyetel motor agar enak diajak berganti arah sesering mungkin,” tutur Alberto Giribuola, kepala kru Andrea Dovizioso.

Kepala Kru Valentino Rossi, Silvano Galbusera (Foto: Laman resmi MotoGP)

“Masalah terbesar adalah suhu trek karena biasanya sangat panas. Ban akan sangat menderita sehingga mesin akan sulit dipacu hingga batas maksimal,” urai Silvano Galbusera, kepala kru Valentino Rossi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini