BRACKLEY – Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, belum mampu melewati rekor tujuh gelar juara dunia Formula One (F1) milik Michael Schumacher. Akan tetapi, Hamilton telah mampu mengungguli Schumacher dalam hal lain di luar lintasan balap.
Seperti yang dikutip dari Motorsport Week, Minggu (7/4/2019), penghasilan Hamilton selama berkarier di F1 telah melewati pendapatan Schumacher. Schumacher telah mengumpulkan 464 juta dollar atau sekira Rp6,5 triliun dalam 21 tahun kariernya mengendarai mobil F1.

Sementara itu, Hamilton unggul 25 juta dollar atau sekira Rp353 miliar atas Schumacher. Pembalap berpaspor Inggris itu secara keseluruhan telah mendapatkan 489 juta dollar atau sekira Rp6,9 triliun selama berkarier di F1 hingga saat ini.
BACA JUGA: Hamilton Fokus Perbaiki Performa Start Usai Lakoni 2 Balapan
Perthitungan itu hanya mencakup gaji pembalap dan belum termasuk pendapatan yang didapatkan Hamilton ataupun Schumacher dari sponsor. Apabila dihitung semuanya maka Hamilton harus mengakui keunggulan Schumacher. Sebab, legenda F1 itu diperkirakan memiliki kekayaan bersih 800 juta dollar atau sekira Rp11,2 triliun.

Meskipun begitu, Hamilton masih bisa berbangga diri karena dia merupakan pembalap dengan gaji terbesar di F1 2019. Hamilton menerima 40 juta dollar atau sekira Rp564 miliar setiap tahunnya dari Mercedes.
Bayaran tinggi yang diterima Hamilton dari Mercedes memang sesuatu yang wajar jika menilik pada kontribusinya sejak bergabung pada 2013 silam. Hamilton telah mempersembahkan empat gelar juara dunia F1 dalam kurun waktu enam musim di Mercedes. Hamilton pun bepeluang besar untuk memeberikan gelar juara dunia kelimanya untuk Mercedes pada musim ini.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.