SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, begitu kecewa dengan keputusan Race Direction memberikan hukuman kepadanya lantaran dituding melakukan jump start. Menurutnya, hukuman tersebut sangat tak adil. Sebab, jika pembalap terkenal seperti Marc Marquez atau Valentino Rossi yang melakukan hal tersebut, hukuman diyakini tidak akan diberikan.
Crutchlow memang harus menerima kenyataan pahit kala mentas di seri kedua MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (1/4/2019) dini hari WIB. Ia mendapat hukuman berupa ride through penalty lantaran dinilai melakukan pelanggaran di grid.

Hukuman diberikan lantaran adanya gerakan pada motor Crutchlow saat lampu tanda balapan dimulai masih menyala. Akibat hukuman tersebut, Crutchlow hanya dapat finis di posisi ke-13 pada MotoGP Argentina 2019.
BACA JUGA: Crutchlow Tak Terima Dihukum karena Jump Start di MotoGP Argentina 2019