SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, mengeluhkan lambatnya motor RC213V saat start. Menurutnya, aspek tersebut akan sangat merugikan jika tidak segera ditemukan solusinya karena semua pembalap pemakai motor Honda tidak bisa langsung tancap gas sejak awal.
Keluhan itu disampaikan Crutchlow usai menyelesaikan babak kualifikasi MotoGP Argentina 2019 di posisi delapan. Urutan start tersebut sangat tidak menguntungkan karena pembalap asal Inggris itu harus melewati setidaknya tujuh rider jika ingin kembali menjuarai seri Argentina.
Kans terbaik untuk menyalip banyak pembalap ada pada tikungan pertama selepas start. Namun, akselerasi motor yang kurang bertenaga tentu sangat tidak menguntungkan. Apalagi, jarak dari garis start hingga tikungan pertama di Sirkuit Termas de Rio Hondo cukup pendek.

(Baca juga: Marquez dan Crutchlow Dinilai Bakal Tampil Apik di Argentina)