nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ducati Akui Punya Ide Gunakan Winglet Kontroversial dari Yamaha

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 30 Maret 2019 03:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 29 38 2036901 ducati-akui-punya-ide-gunakan-winglet-kontroversial-dari-yamaha-tLYkxCkLSf.jpg Manajer Umum Ducati, Gigi Dall'Igna (Foto: AFP)

SANTIAGO DEL ESTERO – Tim Mission Winnow Ducati kini bisa sedikit bernapas lega lantaran winglet tambahan yang mereka gunakan di MotoGP Qatar 2019 dianggap legal dan boleh dipergunakan lagi. Manajer Tim Ducati, Gigi Dall’Igna pun pada akhirnya membeberkan bahwa ide penggunaan winglet yang menuai kontroversi tersebut sebenarnya berasal dari Tim Yamaha.

Pada gelaran MotoGP Valencia 2018, Dall’Igna mengaku kalau timnya melihat Yamaha memiliki perangkat yang mampu mendinginkan ban belakang. Dari situlah Tim Ducati mulai bereksperimen, hingga akhirnya mampu membuat winglet yang bisa mendinginkan ban belakang sebanyak tujuh derajat dan hanya menciptakan 300 gram downforce.

(Baca juga: Dovizioso Waspadai Honda dan Yamaha di MotoGP Argentina 2019)

Andrea Dovizioso

Dall’Igna pada awalnya optimis dengan senjata rahasia milik Ducati tersebut timnya bakal bisa meraih kejayaan di MotoGP 2019. Akan tetapi, kini rahasia Ducati tersebut telah terbongkar dan tim-tim pabrikan lain mengetahuinya. Hal itulah yang kemudian membuat Dall’Igna geram.

“Untuk memberi angin segar pada ban belakang, berdasarkan hasil tes kami yang kami lakukan di tes Qatar sebelum balapan, kami dapat melakukannya dengan mengurangi suhu ban rata-rata sekitar tujuh derajat. Ducati memiliki ide meniru Yamaha. Karena Yamaha memiliki sistem seperti ini di Valencia dan mungkin juga sebelumnya dalam beberapa latihan,” beber Dall’Igna, menukil dari Motor Sport Week, Sabtu (30/3/2019).

Gigi Dall'Igna

“Jadi Ducati memiliki ide ini dengan menonton apa yang dilakukan pesaing kami yang lain. Jadi saya pikir sekarang yang lain akan meniru kami. Kami tidak melakukan tes windtunnel dengan perangkat, karena target kami bukan beban, kekuatan perangkat, namun hanya efek termal pada ban belakang," lanjutnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini