HAMAMATSU – Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, belum tahu apakah akan membawa putusan Pengadilan Banding FIM (Federasi Balap Motor Internasional) ke Pengadilan Banding Olahraga (Court of Arbitration/CAS) atau tidak. Sebab, yang dia inginkan hanya satu, yakni aturan yang jelas dan tegas.
Sebagaimana diketahui, Pengadilan Banding FIM menetapkan winglet di lengan ayun motor Desmosedici GP19 sah secara regulasi. Putusan tersebut sekaligus memupus aksi protes yang diajukan oleh empat tim, Suzuki, Honda, KTM, dan Aprilia.
Meski sudah diputus sah oleh Pengadilan Banding FIM, keempat tim tersebut masih bisa menaikkan banding ke CAS di Lausanne, Swiss, dalam jangka waktu lima hari setelah putusan FIM pada 26 Maret 2019. Namun, Brivio mengaku belum tahu akan membawanya ke CAS atau tidak.

(Baca juga: Winglet Baru Ducati Dilegalkan, Domenicali Puji Teknisi Ducati)