nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FIM Putuskan Winglet Ducati di MotoGP Qatar 2019 Sah

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 06:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 27 38 2035430 fim-putuskan-winglet-ducati-di-motogp-qatar-2019-sah-CV7pjoUv2r.jpg Andrea Dovizioso (Foto: Laman resmi MotoGP)

FEDERASI Motor Internasional (FIM) memutuskan sayap belakang yang digunakana Ducati di MotoGP Qatar 2019 adalah sah. Keputusan itu sekaligus memastikan Andrea Dovizioso sebagai pemenang resmi seri pembuka MotoGP 2019 di Sirkuit Losail, Qatar.

Keputusan resmi ini dikeluarkan FIM menyusul protes yang diajukan oleh Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM setelah kemenangan Dovizioso di Qatar. Keempat tim mengajukan keluhan karena perangkat yang digunakan Tim Ducati di Qatar memberikan manfaat aeordinamis terhadap motor.

Winglet Ducati

Ducati pun sempat membantah adanya keuntungan dari tuduhan tersebut. Tim yang bermarkas di Italia itu bersikeras adanya perangkat di bagian sayap itu bertujuan untuk mendinginkan kondisi ban belakang. Namun demikian, keempat tim yang memprotes tetap kukuh winglet yang digunakan Ducati ilegal.

Tetapi kini FIM akhirnya mengeluarkan sebuah pernyataan untuk menyelesaikan masalah tersebut pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (27/3/2019) dini hari WIB . FIM menyatakan perangkat yang digunakan Ducati adalah legal dan penggunaannya tidak dapat diprotes pada balapan berikutnya.

Baca juga Ambisi Marquez Raih Kemenangan di MotoGP Argentina 2019

“Setelah sidang di Mies (Swiss) pada Jumat 22 Maret, Pengadilan Banding MotoGP telah menjatuhkan keputusan hari ini 26 Maret (malam waktu setempat). Para pihak (keempat pemohon, Ducati, dan FIM) pun sudah diberi tahu sebagaimana mestinya,” tulis pernyataan di laman resmi MotoGP.

“Atas dasar ini, Pengadilan Banding MotoGP memutuskan banding yang diajukan Tim Aprilia, Tim Suzuki, Tim Honda, dan Tim KTM dapat diterima. Hasil balapan sudah dikonfirmasi dan dinyatakan sebagai final,” lanjut pernyataan tersebut.

Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

“Permintaan untuk menyatakan (Ducati menggunakan) perangkat ilegal dan melarang penggunaannya dalam balapan di masa depan telah ditolak,” tegas pernyataan tersebut.

Pada pernyataan tersebut, FIM juga menambahkan keempat tim yang memprotes tersebut masih bisa melakukan banding. Mereka memiliki lima hari mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terhadap putusan FIM tersebut.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini