nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Mercedes Maafkan Hamilton yang Jajal Motor Superbike Diam-Diam

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 17:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 22 37 2033672 bos-mercedes-maafkan-hamilton-yang-jajal-motor-superbike-diam-diam-RdJski689B.jpg Lewis Hamilton menjajal motor balap superbike (Foto: Instagram)

BRACKLEY – Pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton, sempat mencoba pengalaman baru kala mengendarai motor balap Superbike pada Desember 2018 silam. Akan tetapi, Hamilton melakukan aktivitas tersebut tanpa sepengetahuan Bos Mercedes, Toto Wolff. Tak ayal, kondisi itu membuat Hamilton merasa bersalah.

Hamilton semakin merasa bersalah karena saat menjajal motor balap Superbike tersebut ia mengalami kecelakaan. Beruntung, juara dunia F1 itu tak mengalami cedera serius. Pasalnya, jika hal tersebut terjadi, ia khawatir kalau Wolff akan marah besar, mengingat musim kompetisi F1 2019 segera dimulai.

(Baca juga: Ini Alasan Hamilton Gagal Menangkan F1 GP Australia 2019)

Lewis Hamilton

Kendati begitu, Wolff nyatanya sudah mengetahui kegiatan Hamilton tersebut. Sempat diduga akan marah setelah mengetahui Hamilton kecelakaan, Wolff malah mengaku menyesal. Pasalnya, Wolff akan senang jika saat Hamilton kecelakaan, ia berada di lokasi kejadian dan mengabadikannya. Wolff sendiri memaklumi tindakan Hamilton menjajal motor balap Superbike, karena itu akan memperkaya pengalaman.

"Kami tertawa karena saya tidak bisa menangkapnya dan tidak bisa mendapatkan kepala ahli strategi saya dan salah satu insinyur balap. Saya tahu mereka sedang mengendarai sepeda motor di Jerez dan tidak ada yang mengangkat telepon. Dan kemudian mereka sedikit minta maaf,” jelas Wolff, melansir dari Autoweek, Jumat (22/3/2019).

Lewis Hamilton dan Toto Wolff

“Setiap kali dia dapat melakukan dekompresi dari balap motor, dia kembali lebih kuat. Kita tidak boleh menghakimi. Beberapa orang mengikuti seminar meditasi ke India. Sementara yang lain melakukan terjun payung (untuk mendapat pengalaman)," tukas Wolff.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini