Crutchlow Sebut Motor Honda Kehilangan Kekuatannya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 27 38 2023303 crutchlow-sebut-motor-honda-kehilangan-kekuatannya-Gg2U9HWhWF.jpg Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow (Foto: Laman Resmi MotoGP)

DOHA – Hasil mengecewakan harus didapat oleh pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, lantaran hanya bisa menempati posisi ke-17 pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Losail, Qatar. Crutchlow menerangkan bahwa salah satu faktor yang membuatnya tidak tampil maksimal dikarenakan motor balap Honda telah kehilangan kekuatannya.

Pembalap berpaspor Inggris itu menjelaskan bahwa selama ini motor balap Honda memiliki keunggulan dalam pengereman dan perlembatan kecepatan. Akan tetapi, ia merasa sedikit kecewa karena ketika menjajal motor anyar Honda, Crutchlow tak bisa merasakan lagi hal tersebut. Hasilnya, pembalap 33 tahun itu pun harus terpaut hingga 1,039 detik dari Maverick Vinales yang tampil tercepat di tes pramusim Qatar.

(Baca juga: Lorenzo Khawatirkan Keamanan Pembalap di Sirkuit Losail)

Cal Crutchlow

Kendati demikian, Crutchlow tak memungkiri kalau dari segi mesin, Honda telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Meski begitu ia juga tidak menutupi bahwa hasil yang didapatnya saat tes pramusim sejauh ini tak membuatnya puas. Crutchlow sadar masih ada jalan panjang membentang di hadapannya untuk tampil kompetitif.

“Masalahnya adalah area ini, pengereman di bawah pengereman dan perlambatan - itulah kekuatan kami. Kami harus mendapatkan kembali kekuatan ini lagi. Tapi mereka melakukan pekerjaan yang fantastis dengan mesinnya, kami tahu itu. Begitulah perasaan saya, mungkin pembalap lain merasa sedikit berbeda,” ungkap Crutchlow, menukil dari Speedweek, Rabu (27/2/2019).

Cal Crutchlow

“Tetapi, Anda harus merasakan seperti apa rasanya berada di atas motornya dan saya tidak merasa benar-benar fantastis saat ini. Setiap pembalap mengatakan dia memiliki tes yang fantastis, perasaan yang hebat dan kecepatan yang baik. Saya tidak bisa mengatakannya,” tandas Crutchlow.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini