nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Temukan Kejanggalan pada Hukuman Khabib

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 15:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 22 43 2021516 pelatih-temukan-sebuah-kejanggalan-pada-hukuman-khabib-0TXTjY0aSs.jpg Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov (Foto: Reuters)

LAS VEGAS – Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, menemukan kejanggalan pada hukuman yang diberikan Komisi Atletik Nevada (NSAC) kepada anak didiknya. Ia mengatakan adanya inkonsistensi dari NSAC terhadap hukuman yang diberikan kepada Khabib.

Ini merupakan pekan ketiga sejak NSAC menjatuhkan hukuman sembilan bulan kepada Khabib atas kerusuhan yang ia lakukan dengan Conor McGregor di T-Mobile Arena. Masa hukuman sembilan bulan itu sejatinya bisa dipersingkat menjadi enam bulan jika Khabib menyelesaikan layanan publik anti-bullying. Akan tetapi, Khabib menolaknya.

Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor

Mendez pun memperhatikan keanehan pada hukuman Khabib yang dinilai tidak sesuai dengan pernyataan NSAC. Salah satunya yang menyebut Khabib sebagai korban, tetapi justru menerima hukuman yang lebih berat dari McGregor.

Baca juga Khabib Dinilai sebagai Masa Depan UFC

“Jika Anda mendengarkan (Komisi Atletik) Nevada, mereka mengatakan memaafkan apa yang dia (Khabib) lakukan, mereka memberi denda dia USD500 ribu (Rp7 miliar). Tetapi pada saat yang sama mereka ingin dia melakukan hal anti-bullying sehingga dia bisa bermain kembali pada April,” ungkap Mendez, mengutip dari MMA News, Jumat (22/2/2019).

Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor

“Kemudian mereka berbicara tentang mencoba melihat apa yang dapat mereka lakukan untuk menghentikan perbuatan seperti yang dilakukan Conor. Jadi secara tidak langsung, mereka mengatakan Khabib sedang diganggu. Itu yang mereka katakan. Kemudian mereka ingin anti-bullying?,” tambahnya.

“Itu tidak masuk akal. Anda menagihnya (Khabib) USD500 ribu (Rp7 miliar)? Sedangkan Conor mendapat USD50 ribu (Rp700 juta). Dia yang memulai intimidasi sejak awal dan yang dilakukan Khabib hanyalah membela dirinya sendiri. Tetapi mereka justru ingin dia melakukan program anti-bullying,” pungkasnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini