Lorenzo pun langsung naik meja operasi demi memulihkan segera cederanya. Tetapi, tetap saja, pembalap berjuluk X-Fuera itu tak bisa menjalani seluruh rencana yang disusun. Ia bahkan harus absen di tes pramusim MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari 2019.

Ciabatti mengaku kondisi ini memberi keuntungan tersendiri bagi Ducati. Sebab, keduanya kemungkinan besar tidak akan berada dalam kondisi yang prima di awal musim. Hal inilah yang akan dimanfaatkan betul oleh Ducati untuk meraup hasil manis sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, peluang besar bakal dimiliki mereka untuk keluar sebagai kampiun pada musim ini.
"Tahun lalu kami menang di Qatar, meskipun Marquez benar-benar dalam performa terbaik. Kejuaraan dunia akan lebih sulit pada 2019 karena Yamaha berada di depan. Begitu juga Suzuki yang yakin bersama Alex Rins. Dia akan kuat di sebagian besar balapan. Saya cukup yakin ini akan sangat menyenangkan bagi para penggemar dan media,” ujar Ciabatti, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (20/2/2019).
“Bagi tim, ini lebih sulit dan rumit. Tapi mungkin, Marc dan Jorge (Lorenzo) tidak akan tampil prima 100 persen di awal musim. Cedera skafoid bukanlah hal yang mengerikan, tetapi ia melewatkan tes. Kami akan melihat apakah kami dapat memanfaatkannya, bahkan jika itu tidak terdengar bagus. Kami akan mencoba menggunakan situasi ini untuk keuntungan kami,” tukasnya.
(Ramdani Bur)