Kini, Beirer pun menjamin masalah itu tidak akan lagi menghalangi penampilan para pembalapnya di gelaran MotoGP 2019. Dengan begitu, ia pun yakin hasil manis bisa dikantongi KTM di akhir musim depan.

“Ada lagi bagian elektronik yang bermasalah yang telah mematikan mesin. Itu juga terjadi di Qatar. Kami tentu saja memiliki titik lemah dalam sistem elektronik kami di sana. Tapi, kami sudah memiliki unit elektronik baru yang lengkap di tes Valencia November. Kami pikir kami telah meninggalkan beberapa masalah lama yang telah kami tangani,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (21/1/2019).
(Djanti Virantika)