nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hamilton Disebut Sudah Sejajar dengan Senna dan Schumacher

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 11:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 31 37 1998035 hamilton-disebut-sudah-sejajar-dengan-senna-dan-schumacher-v86Iy8MX0F.jpg Lewis Hamilton (Foto: REUTERS)

PARIS – Direktur Formula One (F1), Ross Brawn, memberikan komentar mengenai kesuksesan Lewis Hamilton di kejuaraan dunia dalam beberapa musim terakhir. Brawn mengaku sangat kagum dengan kemampuan balap yang dimiliki oleh Hamilton.

Sebagaimana diketahui, Hamilton memang berhasil menunjukkan kemampuan tanpa celah dalam perburuan titel juara dunia. Bahkan pada F1 musim 2018, Hamilton mencatatkan 11 kemenangan untuk mengamankan titel juara dunia tahun ini.

Fakta itu adalah catatan kemenangan terpanjang yang ditorehkan Hamilton sepanjang karier balapnya. Sejumlah kesuksesan Hamilton tersebut pun membuat Brawn benar-benar terkesima. Bahkan, Brawn tidak segan menilai level membalap yang dimiliki Hamilton saat ini sudah sejajar dengan dua legenda F1, Michael Schumacher dan Ayrton Senna.

Lewis Hamilton

“Terkadang ada pembalap yang tampil pada level yang tidak pernah Anda kira. Khususnya saat kualifikasi, dan Lewis adalah salah satu pembalap yang berhasil melakukannya,” jelas Brawn, seperti disadur dari Motorsport, Senin (31/12/2018).

Baca Juga: Hamilton Bisa Bersaing di Superbike? Van der Mark: Saya Tak Bisa Memastikannya!

“Penampilannya benar-benar mengundang decak kagum dari banyak orang. Hal-hal seperti itu yang patut dilihat. Kita tidak pernah tahu dari mana performa seperti itu berasal. Orang-orang mengira mereka sudah tahu seperti apa referensinya,” sambungnya.

Lewis Hamilton

“Tapi tiba-tiba ada pembalap baru yang mengubah referensinya tersebut. Saya beruntung bisa melihat hal seperti itu dari Michael Schumacher. Kita juga bisa melihatnya dari pembalap seperti Senna. Menurut saya, tahun ini kita sudah beberapa kali melihat hal yang sama dari Lewis.”

“Hal-hal seperti itu yang selalu diingat, karena sebagai teknisi, Anda kesulitan mencari asal performa seperti itu. Sulit dipercaya tingginya level performa yang bisa mereka capai. Jadi ketika pembalap berhasil melakukannya, itu terasa istimewa,” tutup pria asal Inggris tersebut.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini