nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Romano Fenati Dipanggil FIM Terkait Insiden Kontroversialnya

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 14:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 13 38 1949940 romano-fenati-dipanggil-fim-terkait-insiden-kontroversialnya-7xKSosu2Zt.jpg Pembalap Moto2, Romani Fenati. (Foto: MotoGP)

MISANO – Insiden kontroversial yang dilakukan oleh pembalap Moto2, Romano Fenati, ketika balapan di MotoGP San Marino 2018, akhirnya membuat Federasi Balap Motor Dunia (FIM) memutuskan untuk memanggilnya. Pemanggilan itu dibuat lantaran pihak FIM ingin mengetahui situasinya langsung dari Fenati sebelum mengambil keputusan terkait permasalahan tersebut.

Seperti yang diketahui, ketika balapan di Sirkuit Misano, Italia itu Fenati melakukan sebuah tindakan yang sangat membahayakan pembalap lain, yakni dengan menarik tuas rem motor yang dimiliki Stefano Manzi. Bahkan, banyak yang beranggapan bahwa aksi Fenati dapat merenggut nyawa Manzi jika pembalap asal Italia itu tak dapat menyeimbangkan motornya.

Baca Juga: Pedrosa: Saya Butuh Kecepatan dan Akselerasi di Tikungan

Sebelumnya, Fenati sudah diberikan sanksi dengan tidak boleh ikut balapan di dua seri selanjutnya Moto2 2018. Akan tetapi, banyaknya pihak yang merasa bahwa hukuman tersebut tidak setimpal dengan aksinya di lintasan membuat FIM pun turun tangan langsung dengan memanggil Fenati.

Dalam pernyataan dari FIM, mereka memanggil Fenati untuk meminta penjelasan atas perilakunya ketika tampil di Sirkuit Misano. FIM mengakui bahwa tindakan Fenati memang sangat mengerikan, maka dari itu mereka perlu waktu untuk mengambil tindakan apa yang tepat yang dapat diberikan kepada pembalap berusia 22 tahun tersebut.

“Mengingat insiden di seri Misano pada Moto2, Minggu 9 September 2018 yang melibatkan pembalap Romano Fenati, maka Presiden FIM telah memanggil rider Italia itu ke Markas FIM di Mies (Swiss) untuk menjelaskan perilakunya,” tulis pernyataan FIM, seperti diwartakan Crash, Kamis (13/9/2018).

“FIM telah memutuskan untuk memanggil pembalap itu ke markas FIM untuk membahas situasi dengannya sebelum mengambil tindakan apa pun yang mungkin dianggap tepat oleh FIM,” tutup keterangan dari FIM tersebut.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini