Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesan Hanifan untuk Jokowi dan Prabowo saat Berpelukan

CDB Yudistira , Jurnalis-Senin, 03 September 2018 |17:15 WIB
Pesan Hanifan untuk Jokowi dan Prabowo saat Berpelukan
Hanifan Yudani Kusuma. (Foto: Laman resmi Asian Games 2018)
A
A
A

BANDUNG – Hanifan Yudani Kusuma, atlet pencak silat peraih medali emas dari kelas C (55 kg sampai 60 kg), tengah menjadi sorotan belakangan ini. Setalah aksinya memeluk dua rival capres (calon wakil) presiden 2019, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, saat Asian Games 2018, sosoknya terus diperbincangkan.

Hanif –sapaan akrabnya– mengatakan bahwa tindakannya yang dilakukan saat itu hanyalah spontanitas saja. Dirinya mengatakan drama sebelum meraih medali emas membuatnya nekat memeluk kedua tokoh penting di Indonesia itu.

Berkat Atlet Pencak Silat Hanifan Yudani Kusuma, Jokowi-Prabowo Saling Berpelukan

"Saat itu, di 30 detik terakhir, saya berkurang poinnya menjadi enam. Kemudian, beliau datang di situ, saya termotivasi untuk membuktikan bahwa negara Indonesia itu mampu bersaing dengan negara lain dan Alhamdulillah, saya diberi rezeki Allah untuk juara di Asian Games. Saya bisa membuat semua rakyat Indonesia bangga," kata Hanif saat ditemui di Sekretariat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat (Jabar), di Jalan Padjajaran, Bandung, Senin (3/9/2018).

BACA JUGA: Sukses di Asian Games, Pesilat Jabar Bidik PON 2020

Hanif menuturkan saat memeluk Jokowi dan Prabowo, dirinya menyelipkan sebuah pesan untuk keduanya. Atlet pencak silat yang berasal dari Jawa Barat (Jabar) itu mengaku membisikkan kepada Jokowi dan Prabowo saat tengah berpelukan bahwa Indonesia harus bersatu.

"Saya hanya bilang, Indonesia itu satu pak jadi tidak ada duanya. Indonesia itu harus bersatu dan cinta damai.‎ Mereka juga ngucapin, terima kasis telah berjuang untuk Indonesia," katanya.

Berkat Atlet Pencak Silat Hanifan Yudani Kusuma, Jokowi-Prabowo Saling Berpelukan

Aksi Hanifan yang merangkul Presiden Jokowi dan Ketua Umum IPSI, Prabowo Subianto, usai mendapatkan medali emas memang mendapat sorotan lebih dari masyarakat Indonesia. Momen bersejarah itu langsung menjadi buah bibir. Bagaimana tidak, Jokowi dan Prabowo merupakan dua calon presiden yang akan bertarung di Pemilihan Umum 2019.

Jokowi pun berseloroh bahwa merasa ada aroma bau yang menyengat saat memeluk Hanif dan Prabowo. Meski begitu, lanjut dia, bau tersebut berasal dari harumnya kemenangan Indonesia.‎ Hal itu diutarakan usai menyaksikan pertandingan pencak silat di Asian Games 2018.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement