nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tontowi/Liliyana Lega Bungkam Keangkeran Istora Usai Juara Indonesia Open 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 19:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 08 40 1919612 tontowi-liliyana-lega-bungkam-keangkeran-istora-usai-juara-indonesia-open-2018-IDWobUJvm0.jpeg Tontowi/Liliyana juarai Indonesia Open 2018. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Pasangan ganda campuran Merah Putih, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil memecah kutukan mereka saat bermain di Istora Senayan. Kemenangan mereka di Indonesia Open 2018, Minggu (8/7/2018), malam WIB, menjadi bukti bahwa Istora tidak angker lagi bagi peraih emas Olimpiade 2016 itu.

Pada laga pamungkas, Tontowi/Liliyana sukses membungkam pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Liu Ying Goh dengan skor 21-17 dan 21-8. Kemenangan ini pun membungkam mitos yang mengatakan bahwa mereka tidak mampu meraih kemenangan di Istora yang merupakan kandang bulu tangkis Indonesia.

Baca juga: Tontowi/Liliyana Juarai Indonesia Open 2018 Usai Kandaskan Perjuangan Wakil Malaysia

(Tontowi/Liliyana. Foto: Heru Haryono/Okezone)

"Akhirnya setelah sekian lama di Istora kita bisa menang lagi. Alhamdulilah yamg padti kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha esa dikasih kesempatan bisa juara lagi," ungkap Tontowi, seusai pertandingan.

"Senang bisa memberikan gelar juara lagi dan mitos istora angket buat owi butet sudah tidak di bahas lagi ya sudah dibayar lunas," tambah Liliyana

(Tontowi/Liliyana. Foto: Heru Haryono/Okezone)

Sejatinya Tontowi/Liliyana pernah satu kali memenangi Indonesia Open pada tahun lalu, tetapi saat itu penyelenggaraan tidak dilangsungkan di Istora melainkan Jakarta Convention Center (JCC). Sementara terakhir keduanya mentas di Istora pada Indonesia Masters awal Januari 2018, di mana mereka kalah di partai final. Kini Istora menanti pasangan peringkat tiga dunia itu tampil di Asian Games 2018.

"Maknanya besar sekali buat kami. Memang sejujurnya walaupun saya tidak mau memikirkan, tetapi tetap saja kepikiran. Kok beberapa kali main final di Istora tapi enggak bisa tembus. Tapi kali ini bisa menang dan kami optimis untuk Asian Games," tutup Liliyana.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini