nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daud Yordan: Indonesia Mampu Berprestasi di Tinju Dunia

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 25 April 2018 14:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 25 43 1891263 daud-yordan-indonesia-mampu-berprestasi-di-tinju-dunia-D3MR7PcjYO.jpg Daud Yordan (Foto: Okezone/Andika Pratama)

JAKARTA – Petinju kebanggaan Indonesia, Daud “Cino” Yordan mengungkapkan rasa senang serta bangganya setelah mampu menundukkan petinju asal Rusia, Pavel Malikov, di DIVS, Ekaterinburg,  Minggu 22 April 2018. Atas hasil pertarungan tersebut, Daud pun mengaskan bahwa Indonesia mampu berprestasi di pentas tinju dunia.

Ditemui di gedung Inews TV, Jakarta, Rabu 25 April 2018, Daud bercerita bahwa pertarungan yang dilakukannya pekan lalu itu, tidaklah mudah. Daud memuji sang lawan sebagai petinju yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Daud Yordan (Foto: AFP)

Dari apa yang ditampilkan di atas ring, pertarungan kedua petinju sarat pretasi itu memang berlangsung cukup sengit. Kedua petinju saling berbagi pukulan hingga menyebabkan satu sama lain terluka. Bahkan, pelipis kiri Daud pun terluka karena pukulan dari Malikov. Akan tetapi, Daud mampu menangani hal itu dengan menerapkan strategi yang telah disiapkan sebelumnya oleh tim pelatih.

BACA JUGA: Daud Yordan Tumbangkan Pavel Malikov dalam 8 Ronde

Daud pun mengaku meskipun laga berlangsung sengit, tetapi rencana yang telah disiapkan berjalan dengan sempurna. Kesempurnaan rencana yang telah disiapkan oleh petinju kebanggaan Indonesia itu dan timnya membuahkan hasil pada ronde kedelapan, di mana Daud mampu menjatuhkan lawannya pada saat itu.

Kombinasi pukulan yang mengenai bagian perut serta wajah  bagian kiri Malikov, membuat petinju Rusia itu pun harus tersungkur saat itu juga. Setelah itu pun wasit langsung menghentikan pertarungan serta menetapkan Daud sebagai pemenang.

Daud Yordan (Foto: AFP)

“Hasil kemarin itu, menunjukkan Indonesia mampu berprestasi khususnya di olahraga tinju dunia. Lawan yang saya hadapi bukan lawan yang biasa, karena digadang-gadang menjadi juara dunia. Hal itu memberikan beban tersendiri kepada saya, terlebih saya bertanding di kandang lawan,” ungkap Daud.

 “Akan tetapi, pengalaman yang saya miliki serta tim yang begitu solid, membuat saya sangat yakin memenangkan pertandingan dan hasilnya dapat dilihat di layar kaca televisi. Pertandingan dapat diakhiri lebih cepat dari prediksi,” lanjut petinju berusia 30 tahun tersebut.

Atas kemenangan tersebut, Daud berhak untuk menduetkan sabuk WBA ASIA miliknya dengan WBO Intercontinental milik Malinkov. Dengan hadirnya dua sabuk itu ke pundak Daud, maka memperbesar kesempatan petinju berusia 30 tahun itu untuk bertarung dengan peringkat satu kelas ringan WBA yang ditempati oleh Evens Pierre.

1 / 2
GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini