(Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone. Foto: MotoGP)
“Jika dia (Iannone) tidak ingin mengambil risiko ketika balapan berlangsung, seharusnya dia tidak balapan di sini. Sebaiknya dia ikut balapan gokart saja. Orang-orang Jepang itu (Tim Suzuki) terlalu sopan dan mudah memaafkan akan hasil yang dia dapatkan. Akan tetapi, seharusnya dia yang harus minta maaf,” ungkap Schwantz, mengutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (18/4/2018).
Penampilan Iannone di dua seri awal MotoGP 2018 pun dianggap Schwantz masih sama buruknya dengan musim lalu. Menurut Schwantz, pembalap Suzuki Ecstar yang lain, yakni Alex Rins, jauh lebih baik dibandingkan Iannone.
Hal tersebut diutarakan Schwantz bukan tanpa alasan. Pasalnya, Rins menjadi pembalap pertama Suzuki untuk kembali menempati posisi podium, yang mana didapatkan kala melakoni seri kedua MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Apalagi, tim pabrikan asal Jepang sudah lama tidak merasakan posisi tersebut, yakni kala masih diperkuat Maverick Vinales pada MotoGP 2016.
Baca juga: Iannone Miliki Opsi Lain apabila Tidak Lagi Bersama Suzuki