"Menurut saya, yang dilakukan Valentino (Rossi) adalah tindakan yang buruk. Dia memiliki jumlah penggemar yang luar biasa di Argentina, dan itu normal bagi mereka untuk panik ketika itu terjadi. Valentino terlalu terbawa situasi,” kata Ippolito.
Persaingan antra kedua pembalap memanas semenjak kejadian pada 2015. Saat itu The Doctor –julukan Rossi– sedang bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia MotoGP bersama rekan satu timnya, Jorge Lorenzo.
BACA JUGA: Pol Espargaro Hadapi Banyak Masalah di MotoGP Argentina 2018
Pada seri ke-17 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rossi terlibat insiden dengan Marquez. Saat itu The Doctor menilai Marquez sengaja melambatkan motornya. Karena kesal terus mendapat gangguan dari Marquez, Rossi menyenggol Marquez di tikungan hingga akhirnya pembalap Repsol Honda itu terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Keuntungan didapatkan Lorenzo dari insiden yang melibatkan Marquez dan Rossi itu. Akibat ulahnya tersebut, The Doctor dihukum start dari baris belakang pada seri terakhir MotoGP 2015 di Sirkuit Valencia. Hal tersebut otomatis memudahkan Lorenzo merebut gelar juara dunia MotoGP ketiganya.
(Fetra Hariandja)